Silase Pakan Ternak Sapi Grobongan: Pengawetan Rumput Hijau Fermentasi

Silase pakan ternak sapi menjadi metode pengawetan rumput hijau berteknologi fermentasi yang kini sukses dikembangkan oleh para peternak di Grobongan. Inovasi pakan diawetkan ini menjadi jawaban atas tantangan kelangkaan pakan hijau segar yang selalu melanda saat musim kemarau panjang tiba. Melalui proses fermentasi tanpa udara di dalam wadah tertutup, nilai gizi dan kesegaran rumput gajah maupun tebon jagung dapat dipertahankan hingga kurun waktu berbulan-bulan tanpa merusak kualitasnya.

Proses pembuatan pakan simpan ini cukup sederhana namun membutuhkan ketelitian dalam menjaga kebersihan dan tingkat kerapatan wadah. Rumput segar terlebih dahulu dicacah menjadi ukuran kecil lalu dicampur dengan bahan aditif pemicu fermentasi seperti tetes tebu dan dedak halus. Campuran tersebut kemudian dipadatkan di dalam drum atau plastik kedap udara untuk memicu proses fermentasi asam laktat yang akan mengawetkan rumput dari pembusukan jamur dan bakteri jahat.

Pemberian makanan silase pakan berkualitas pada sapi potong dan sapi perah terbukti memberikan dampak peningkatan berat badan ternak yang sangat signifikan. Kandungan asam organik hasil fermentasi mampu melunakkan serat kasar rumput sehingga pakan menjadi jauh lebih mudah dicerna oleh organ pencernaan sapi. Aroma wangi khas fermentasi juga meningkatkan nafsu makan sapi, membuat tingkat konsumsi pakan harian meningkat dan sapi tumbuh jauh lebih gemuk dan sehat.

Kehadiran teknologi pakan simpan ini membebaskan para peternak dari beban kebiasaan menyabit rumput setiap hari saat cuaca buruk atau musim kering. Peternak dapat membuat pakan simpan dalam jumlah besar sekaligus saat persediaan rumput hijau melimpah di musim hujan. Waktu luang yang diperoleh dapat dimanfaatkan peternak untuk memperluas skala usaha peternakan atau menjalankan aktivitas ekonomi produktif lainnya tanpa khawatir sapi mereka kelaparan.

Penyebaran keterampilan pembuatan silase pakan diawetkan ini terus digalakkan oleh dinas peternakan melalui pendampingan langsung ke desa-desa di Grobongan. Bantuan mesin pencacah rumput juga disalurkan kepada kelompok peternak demi mempercepat proses produksi harian. Dengan jaminan ketersediaan pakan bergizi sepanjang tahun, Kabupaten Grobongan semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu sentra lumbung ternak sapi terbesar dan terpercaya di Indonesia.