Di tengah kemajuan teknologi yang semakin pesat, edukasi praktis mengenai lingkungan dan sumber pangan menjadi hal yang tak kalah penting untuk diajarkan kepada generasi muda. Menyadari urgensi ini, Gabungan Pekebun “Hijau Bersama,” sebuah kolektif petani lokal yang berdedikasi, mengambil inisiatif mulia untuk memperkenalkan dunia tanam kepada siswa sekolah dasar. Program edukasi ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran ekologi dan cinta terhadap pertanian sejak usia dini.
Kegiatan edukatif ini dilaksanakan pada hari Minggu, 2 Juni 2025, mulai pukul 08:00 hingga 11:00 WIB, di area kebun percontohan milik Gabungan Pekebun yang berlokasi di pinggir Desa Alam Lestari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Sebanyak 55 pelajar dari dua sekolah dasar terdekat, didampingi oleh guru dan relawan, tampak antusias mengikuti setiap instruksi. Mereka diajarkan mulai dari teknik dasar persiapan lahan, cara menanam bibit sayuran seperti selada dan sawi, hingga praktik penyiraman dan pemeliharaan tanaman secara organik.
Inisiatif Gabungan Pekebun ini tidak hanya berfokus pada keterampilan bercocok tanam. Ada nilai-nilai penting yang ingin disampaikan, seperti pentingnya menjaga kesuburan tanah, penggunaan pupuk alami, serta menghargai setiap tetes air dan hasil panen. Anak-anak diajak untuk memahami bahwa makanan yang mereka konsumsi setiap hari adalah hasil dari kerja keras dan hubungan harmonis dengan alam. Pengalaman langsung ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya ketahanan pangan lokal.
Ketua Gabungan Pekebun “Hijau Bersama,” Bapak Jaya Wijaya (52 tahun), menjelaskan bahwa program ini akan menjadi agenda rutin setiap bulan sekali, khususnya saat musim tanam. “Kami ingin anak-anak tahu bahwa bertani itu bukan hanya pekerjaan orang tua, tapi juga ilmu yang menyenangkan dan sangat penting,” ujarnya dalam sesi sharing bersama siswa. “Dengan begini, semoga minat mereka terhadap pertanian bisa tumbuh sejak kecil.”
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Karawang, melalui Kepala Seksi Penyuluhan, Ibu Dian Lestari, S.P., M.Si., yang turut hadir dan memantau kegiatan, memberikan apresiasi tinggi terhadap program kolaborasi ini. “Ini adalah cara yang sangat efektif untuk memperkenalkan dunia pertanian kepada anak-anak. Gabungan Pekebun telah menjadi teladan dalam edukasi berbasis praktik,” pujinya. Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat menjadi inspirasi bagi kelompok tani lain di seluruh Indonesia untuk turut serta dalam mendidik generasi penerus tentang pentingnya pertanian berkelanjutan.
