Sengatan Matahari ekstrem yang melanda kawasan pertanian Kabupaten Grobogan pada musim kemarau menjadi perhatian serius SPI Grobogan yang menggelar program edukasi kesehatan lapangan bagi para petani. Bekerja di bawah terik matahari terik selama jam-jam puncak berisiko tinggi memicu terjadinya dehidrasi berat, heat stroke, hingga kerusakan kulit permanen pada para pekerja sawah. Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan kesadaran para petani mengenai pentingnya tindakan perlindungan diri agar tetap sehat dan selamat saat mengolah lahan pertanian mereka.
Tim medis turun langsung ke area persawahan di Grobogan untuk membagikan topi caping bertepi lebar, pakaian lengan panjang berbahan dingin, serta penyediaan pasokan air minum bersih bagi para petani. Edukasi mengenai bahaya Sengatan Matahari ini menekankan pentingnya istirahat berkala di tempat teduh setiap dua jam sekali dan mengonsumsi air minum yang cukup tanpa menunggu rasa haus datang. Petani diajarkan untuk mengenali gejala awal kelelahan panas seperti pusing, mual, dan keringat dingin pada kawan sekerja agar dapat segera memberikan pertolongan pertama.
Selain perlindungan fisik, para petani dibekali pengetahuan mengenai cara pengolahan larutan gula garam sederhana untuk menggantikan cairan elektrolit tubuh yang hilang akibat berkeringat deras. Pemahaman mengenai bahaya Sengatan Matahari ekstrem ini sangat membuka mata para petani Grobogan yang selama ini menganggap remeh gejala kelelahan panas saat bekerja di sawah. Kebiasaan baru beristirahat di gubuk yang teduh dan rutin minum air bersih mulai diterapkan oleh para kelompok tani lokal.
Kerja sama dilakukan bersama dinas kesehatan dan penyuluh pertanian lapangan untuk memantau kondisi kesehatan para petani lansia yang paling rentan terpapar dampak cuaca ekstrem. Penyediaan posko kesehatan bergerak di sekitar persawahan disiapkan pada musim tanam dan panen guna memberikan pemeriksaan tekanan darah serta konsultasi kesehatan gratis. Bantuan medis cepat ini sangat membantu mencegah jatuhnya korban jiwa akibat serangan panas di persawahan.
Penyelenggaraan edukasi keselamatan kerja pertanian yang berkesinambungan ini berhasil menurunkan angka kejadian pingsan dan kecelakaan kerja akibat cuaca panas di persawahan Grobogan secara bermakna. Petani yang sehat dan paham cara melindungi diri merupakan pilar utama dalam menjaga ketahanan pangan daerah. SPI Grobogan terus berkomitmen mendampingi para petani agar dapat bekerja secara aman, nyaman, dan produktif di tengah dinamika perubahan iklim.
