Langkah cerdas Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, dalam kembangkan pertanian kota di tengah keterbatasan lahan ibu kota menuai pujian dari berbagai kalangan, terutama pengamat pertanian dan lingkungan. Inisiatif ini dipandang sebagai kembangkan pertanian yang inovatif dan berkelanjutan, memberikan harapan baru bagi ketahanan pangan dan ruang hijau di Jakarta. Upaya kembangkan pertanian ini dinilai sebagai respons yang tepat terhadap tantangan urbanisasi yang semakin kompleks.
Dr. Tania Surya, seorang ahli tata kota dari Universitas Trisakti, pada tanggal 18 Mei 2025, menyatakan bahwa kebijakan Pj. Gubernur Heru dalam kembangkan pertanian kota menunjukkan visi yang kuat dalam memanfaatkan potensi ruang-ruang urban yang terlupakan. Beliau menyoroti program-program seperti pemanfaatan atap gedung untuk kebun produktif dan pengembangan pertanian vertikal di kawasan padat penduduk sebagai langkah yang sangat positif. Dr. Tania juga menambahkan bahwa inisiatif ini tidak hanya menghasilkan pangan tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Ir. Bambang Sudarso, seorang praktisi pertanian organik. Beliau memuji fokus Pj. Gubernur Heru dalam mendorong praktik kembangkan pertanian yang ramah lingkungan, seperti penggunaan pupuk organik dari sampah rumah tangga dan sistem irigasi yang efisien. Menurutnya, pendekatan ini tidak hanya menghasilkan produk pangan yang sehat tetapi juga mendukung keberlanjutan ekosistem kota. Contoh keberhasilan program ini terlihat di beberapa komunitas di Jakarta Selatan, di mana warga berhasil mengembangkan kebun sayur organik di lahan pekarangan mereka dengan pendampingan dari dinas terkait.
Lebih lanjut, inisiatif kembangkan pertanian kota ini juga dinilai memiliki potensi ekonomi yang signifikan. Dengan mendorong masyarakat untuk berproduksi pangan sendiri, diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar Jakarta dan menciptakan peluang usaha baru, terutama bagi kelompok masyarakat rentan. Data dari Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta per April 2025 menunjukkan adanya peningkatan jumlah kelompok tani perkotaan dan luas lahan yang dimanfaatkan untuk pertanian kota sejak program ini digencarkan.
Dengan pujian dan dukungan yang meluas, langkah cerdas Pj. Gubernur Heru dalam kembangkan pertanian kota di Jakarta diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi kota-kota besar lainnya di Indonesia. Inisiatif ini bukan hanya tentang menghasilkan pangan di tengah kota, tetapi juga tentang membangun komunitas yang lebih mandiri, hijau, dan berketahanan.
